INI DIA PERNYATAAN DAN RENCANA PGRI TERKAIT PENYELESAIAN HONORER K2

Posted by SERBA SERBI GURU on Tuesday, November 17, 2015



Ini dia pernyataan ketua umum PGRI tekait tidak masuknya anggaran pengangkatan honorer kategori dua (K2) dalam APBN 2016 yang dirilis jpnn.com. Sebenarnya honorer K2 itu berhak diangkat CPNS. Namun sejak awal pemerintah tidak punya ketegasan mau dibawa ke mana nasib mereka. Baik pemerintah maupun DPR RI hanya memberikan janji-janji. Ini bisa kami sadari karena honorer K2 ini merupakan alat politik ampuh untuk menarik suara rakyat. Honorer K2 ini bertahan dengan harapan-harapan yang semoga tidak palsu.


Harapan-harapan pemerintah dan DPR ini semua palsu. Kalau serius, tidak mungkin anggaran yang sudah digodok pemerintah dan DPR tiba-tiba hilang saat paripurna. Ini harus ditelusuri siapa sebenarnya biang keroknya. Kok bisa memainkan nasib honorer K2. Honorer K2 angan-angannya sudah setinggi langit, namun tiba-tiba jatuh. Ini menimbulkan banyak K2 yang stres berat, saking stres‎nya ada di antaranya sampai meninggal dunia. Saat rakornas PGRI‎ 6-7 November 2015, kami mendapatkan laporan dari korwil-korwil honorer K2. Banyak anggotanya yang sudah menunggu diangkat, tiba-tiba harapannya kandas. Yang tidak kuat, mengalami stres berat, bahkan ada yang meninggal. Sedangkan yang masih kuat mentalnya, dengan susah payah membangun semangat itu bangkit lagi.

Menurut Ketua umum PGRI Sulistiyo, peluang honorer K2 diangkat CPNS sebenarnya ada. Kendalinya ada di DPR dan MPR, mau atau tidak. Begitu juga dengan‎ payung hukumnya, itu urusan pemerintah. Kalau misalnya tidak bisa dikeluarkan PP, ya cari jalan lainnya seperti diskresi Presiden, apakah itu dalam bentuk Inpres, Kepres, atau Perpres. Yang jelas pemerintah harus adil, jangan hanya ke guru bantu DKI Jakarta saja. Pemerintah jangan berlaku seperti ibu tirilah. Ke anak sendiri diperlakukan seperti bukan anak. Honorer K2 itu anak bangsa juga, mereka berhak mendapatkan penghidupan yang layak.

Sulistiyo menyatakan PB PGRI telah mengirim surat kepada MenPAN-RB pada 8 November 2015 yang intinya kami mendesak agar pemerintah membuatkan payung hukum pengangkatan honorer K2, yang di dalamnya juga menyantumkan anggarannya masuk dalam APBNP- 2016. Kami bisa menerima dengan ikhlas bila anggarannya masuk di akhir tahun. Namun, gajinya tetap dirapel karena selama ini mereka hidup dengan gaji sangat rendah. Karena itu payung hukumnya harus mulai dirintis bulan ini juga agar tidak ada alasan lagi hingga membatalkan pengangkatan K2.

Kami minta secepatnyalah, sesuai kesepakatan sampai akhir tahun 2015. Sebenarnya, roadmap yang dibuat pemerintah dan DPR itu sudah bagus sekali. Hanya saja, konsep itu tidak berarti bila di antara legislatif dan eksekutif tidak semisi.

Saya pastikan, 430 ribu honorer K2 didominasi guru (sekitar 70 persen). Mereka itu rata-rata sudah S1 dan layak diangkat CPNS.‎ Kalau ada pejabat yang bilang belum S1, saya suruh pejabatnya pakai kacamata tebel dan lihat datanya baik-baik.

Sebagai wadah yang memayungi honorer K2, saya sangat prihatin dengan sikap pembantu presiden yang selalu menyerahkan keputusan akhir kepada presiden. Padahal, tanggung jawab presiden itu banyak dan tidak hanya memutuskan satu perkara saja. Mestinya, anak buahnya yang harus pintar melobi DPR. DPR juga jangan bermuka dua, di depan honorer K2 berapi-api memperjuangkan nasib mereka. Begitu di paripurna, bayangan honorer K2 lenyap seketika. Yang ada justru bagaimana membangun gedung DPR semewah mungkin.

Jalan terakhir kami (PB PGRI) jika tidak ada penyelesaian honorer K2 akan melaksanakan demo besar-besaran lagi. Hanya saja ini jalan terakhir, karena biaya demo itu sangat besar. Saya juga tidak habis pikir kenapa ‎pemerintah selalu menciptakan kondisi hingga selalu ada demo. Adanya demo kan karena masalah yang diciptakan pemerintah sendiri. Saran saya, hentikan membuat masalah lagi. Kasihan rakyat yang harus selalu turun ke jalan hanya untuk mengkritisi kebijakan pemerintah. Uang mereka terbatas dan harus dihamburkan untuk membuat pemerintah sadar. Demo itu mahal harganya. (yang mendukung sharrekan tulisan ini kepada yang lain)


Sumber: jpnn.com




Blog, Updated at: 8:33 AM

0 comments:

Post a Comment

Search This Blog

Loading...

STATISTIK BLOG

Download

Download

Download Prota, dll

-----------------------------------

DOWNLOAD Modul GP

Kumpulan Soal

CB