INI ALASAN MENPAN MENGAPA GAJI PNS DAPAT BERBEDA

Posted by SERBA SERBI GURU on Sunday, April 5, 2015




Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi menjelaskan mengenai mekanisme sistem gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Indonesia. Dengan mekanisme yang dipakai saat ini, gaji PNS per daerah berbeda bahkan ada yang menerima puluhan juta seperti gaji lurah di DKI Jakarta.

Berikut ini penjelaan terkait Alasan Menpan Mengapa Gaji PNS Dapat Berbeda Yuddy menjelaskan, gaji PNS terdiri dari 3 komponen yaitu gaji pokok, tunjangan kemahalan dan tunjangan kinerja. Besaran gaji pokok semua PNS di Indonesia sama. Sedangkan, tunjangan kemahalan berbeda setiap daerah tergantung statistik daerah tersebut. Tunjangan kemahalan melihat besaran inflasi dan komponen lain sebagainya dari tiap daerah

"Gaji pokok nasional pasti sama, PNS baru misalnya terendah Rp 1,8 juta. Tapi tunjangan kemahalan berbeda, misalnya Papua ada ditetapkan data statistik daerah," kata Yuddy. Komponen selanjutnya yang membuat gaji PNS berbeda adalah tunjangan kinerja. Tunjangan kinerja antar PNS sangat berbeda tergantung keberhasilannya dalam bekerja. Tidak hanya individu, kinerja juga dinilai dari keberhasilan institusi kerjanya.




"Tolok ukur bagian kinerja masing masing instansi. Institusi, individu dan lainnya. Institusi ada kriteria, ada standardisasi yang mengatur, penilaian dari KemenPAN. Kinerja individu beda beda capaian beda beda, masing masing menonjol tunjangan. Nah untuk tunjangan kinerja lainnya kita lihat dari capaian skala ekonomis instansi," jelas Yuddy.

Dengan melihat aspek ini maka tidak heran gaji PNS DKI Jakarta sangat besar dan mencolok dari daerah lain. Ini melihat capaian kerja mereka dan besarnya anggaran dikelola oleh DKI. Penjelasan tersebut membeberkan Alasan Menpan Mengapa Gaji PNS Dapat Berbeda.

"APBD mereka saja Rp 80 triliun, berbagai sektor membangun, investasi jadi PAD mereka besar jadi wajar gajinya puluhan juta Rupiah," katanya.

Besarnya gaji yang diterima juga tergantung dari capaian kinerja. "Seorang lurah camat besar, gaji sama, tunjangan kemahalan, kinerja institusi, individu, lainnya, dibagikan berapa. DKI itu tidak semua lurah Rp 15 juta kalau tercapai 100 persen kinerjanya," tutupnya.

Sumber: merdeka.com


Blog, Updated at: 12:05 PM

0 comments:

Post a Comment

Search This Blog

Loading...

STATISTIK BLOG

Download

Download

Download Prota, dll

-----------------------------------

DOWNLOAD Modul GP

Kumpulan Soal

CB