TUNJANGAN DAERAH UNTUK GURU DKI CAPAI RP. 2.900.000 PERBULAN

Posted by SERBA SERBI GURU on Saturday, January 31, 2015



Para guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di DKI Jakarta telah memperoleh penghasilan yang cukup besar setiap bulannya jika dibandingkan dengan guru PNS daerah lain. Hal itu dikatakan Kepala Bidang Tendik Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Hj Ida Hidayati, Selasa (23/3). Ia mencontohkan, guru PNS golongan III yang sudah sertifikasi memperoleh gaji pokok Rp 2.763.980 ditambah Tunjangan Kerja Daerah (TKD) atau didaerah lain disebut Tunjangan Daerah sebesar Rp 2.900.000 dan sertifikasi Rp 2.168.700; sehingga penghasilan seluruhnya Rp 7.832.684. (Bandingkan dengan Tunjangan Daerah Guru di Kabupaten Pandeglang yang hanya Rp.200.000 perbulan)


Selanjutnyna Kepala Bidang Tendik Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Hj Ida Hidayati juga memberikan contoh gaji guru PNS golongan IV di DKI Jakarta yang memperoleh gaji pokok Rp 3.195.000, juka memperoleh TKD Rp 2.900.000 dan sertifikasi Rp 2.168.700 sehingga penghasilan seluruhnya Rp 8.263.700. Menurut dia, dibandingkan dengan tunjangan Kesra sebelumnya tunjangan guru DKI sudah naik Rp 400.000.
Ketika masalah TKD ini ditanyakan Agus Waluyo, guru SMA Negeri 62 Jakarta mengatakan, sistem TKD yang ada lebih mencerminkan azas keadilan karena penerimaannya berdasarkan penilaian kerja dan kehadiran. Para guru yang sudah memperoleh TKD sudah sepatutnya bersyukur sebab di daerah lain tidak ada. Yang terpenting menurut saya, bagaimana meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan.

Pakar Pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Dr Ruqoyah mengakui guru PNS di DKI Jakarta patut bersyukur dengan penghasilan yang diperoleh karena selain memperoleh dari gaji, sertifikasi juga dari TKD yang jumlahnya sangat mencukupi. Jika dibanding dengan tunjangan dosen, dosen masih kalah, masih banyak tunjangan yang diperoleh guru PNS di DKI, katanya.

Namun yang harus mendapat perhatian, guru yang sudah memperoleh penghasilan besar itu harus berupaya meningkatkan mutu dan kualitasnya. Peningkatakan mutu dan kualitas guru di Jakarta sangat penting, seperti dalam penguasaan teknologi ICT. Sebab jika menguasai multimedia, siswa akan lebih tertarik mengikuti pelajaran yang diberikan. Guru jangan sampai terlambat terkait ICT ini, kata Ruqoyah.

Ketua Forum Komite Sekolah Propinsi DKI Jakarta Bambang Sutomo mengatakan dengan penghasilan guru PNS di DKI yang sangat cukup perlu meningkatkan mutu dan kualitasnya. Misalnya, meningkatkan kemampuan guru bilingual sebab untuk Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) masih lemah.

Ketua Presidium Humanika Jakarta Saeful Jihad menilai pemberian TKD yang saat ini sudah diterima guru PNS di Jakarta harus dibarengi dengan mutu dan kualitas guru. Bagus tidaknya pendidikan di Jakarta ini tak bisa lepas dari tanggungjawab guru. Guru PNS harus memberikan contoh teladan yang baik, bukan sebaliknya. Ini tantangan yang harus ditunjukkan.

Wakil Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta H Rationo saat ditanya adanya guru PNS yang tidak puas dengan TKD mengatakan, mestinya itu tak perlu terjadi. Justru harusnya para guru PNS itu bersyukur dengan memperoleh TKD tersebut. Saya menyesalkan adanya guru yang tidak puas dengan perolehan TKD lalu demo. Demo tidak pantas dilakukan guru terkait TKD, ujarnya.


Sumber : http://www.pelita.or.id/

Blog, Updated at: 3:06 AM

0 comments:

Post a Comment

Search This Blog

Loading...

STATISTIK BLOG

Download

Download

Download Prota, dll

-----------------------------------

DOWNLOAD Modul GP

Kumpulan Soal

CB